Pembahasan dan Fakta Unik Boruto Episode 4

Pembahasan dan Fakta Unik Boruto Episode 4

0
BERBAGI

Episode 4 sudah mulai memunculkan beberapa tanda-tanda yang selama ini membuat penasaran para penggemar. Lalu bagaimana pembahasannya? Mari kita simak.

  • Seperti episode sebelumnya, episode kali ini di buka dengan kegiatan belajar mengajar di akademi dan pelajaran yang di bahas adalah Kuchiyose no Jutsu.
  • Kali ini Shino sensei memanggil Konohamaru untuk memperagakan Kuchiyose no Jutsu. Disini kita tahu bahwa ternyata hewan Kuchiyose milik Konohamaru bukanlah monyet seperti milik Sandaime Hokage (Kakek Konohamaru) melainkan katak seperti milik Naruto bernama Gamagoro.
  • Seperti yang dijelaskan oleh Shino Sensei dan Konohamaru, Kuchiyose no Jutsu merupakan jurus yang mengikat kontrak dengan hewan dengan menggunakan darah orang yang bersangkutan. Prinsip jurus ini adalah saling percaya, agar tidak ada pihak yang merasa dimanfaatkan atau ‘diperbudak’.
  • Boruto belum terbiasa memanggil Konohamaru dengan sebutan ‘Sensei’, ia lebih nyaman saat memanggil Konohamaru dengan ‘Nii-chan’. Mungkin dikarenakan Konohamaru adalah salah satu orang terdekat ayahnya.
  • Fakta baru bahwa kelas Shino Sensei merupakan kelas terkenal karena penuh dengan anak yang suka membuat masalah. Merusak patung Hokage di hari pertama sekolah, membuat keributan di arena setelah dua minggu diskors dan merusak tempat latihan melempar shuriken. *Merusak bangunan Akademi
  • Shikadai berkata jika ibunya, Temari, memanggil musang sebagai hewan kuchiyose.
  • Sarada dan Boruto berteman sejak kecil karena orang tua mereka yang berteman, namun hal itu sangat merepotkan menurut Shikadai. Tidak hanya dengan Sarada, Boruto juga berteman dengan Shikadai dan Inojin sejak kecil itulah yang membuat mereka begitu akrab.
  • Terjadi perdebatan antara pihak perempuan dan laki-laki karena masalah perebutan roti Yakisoba, Shino Sensei melerai keduanya dan memberi solusi agar keduanya bertarunng secara sehat. Dibalik rencananya, Shino Sensei juga ingin mengetahui potensi masing-masing muridnya.

Lanjut ke halaman selanjutnya…

TIDAK ADA KOMENTAR